Strategi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat Desa

Bimtek dan Diklat tentang Strategi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat Desa

Pemberdayaan masyarakat sangat erat kaitannya dengan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat yang mana fungsinya dikenal sebagai pendamping masyarakat. Pendamping masyrakat harus mengetahui betul kelebihan dan kekurangan yang ada di masyaraka antara lain masalah dan potensi yang ada di masyarakat.

Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat yang dikontrak sebuah program, misalnya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan, yang menjadi ujung tombak keberhasilan program tersebut, disamping itu harus berperan lebih dalam memberdayakan masyarakat. Dalam setiap proses kegiatan yang dikawalnya dituntut output dan outcome yang harus dapat terukur baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

Mengingat beratnya tugas dan fungsi seorang Fasilitartor, wajar jika World Bank menyarankan pada pemerintah Indonesia untuk membayar honor para fasilitator yang bertugas di lapangan dengan nilai di atas rata-rata, meskipun mungkin pamerintah kita agak keberatan dengan beban belanjanya. Sepanjang perjalanan mengawal program ada dua hal penting yang harus menjadi perhatian serius seorang Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat;

  1. Melaksanakan tahapan program sesuai mekanisme-prosedur dan melaksanakan RKTL yang sinkron dengan RKTL kabupaten, propinsi, dan nasional;
  2. Melaksanakan penyadaran, peningkatan kapasitas, dan pengorganisasian masyarakat yang didampinginya.

Berkaitan dengan hal tersebut, kami akan menyelenggarakan Bimtek dan Diklat tentang Strategi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat yang akan diselenggarakan pada:

Bulan Juli 2018 
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Ibis Style Jakarta
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Pacific Palace Batam
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Eden Kuta Bali
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Cemerlang Bandung
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Losari Beach Makassar
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Quest Surabaya
06 - 07 Juli 2018 di Hotel Santosa Lombok
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Ibis Style Jakarta
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Pacific Palace Batam
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Eden Kuta Bali
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Cemerlang Bandung
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Losari Beach Makassar
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Quest Surabaya
11 - 12 Juli 2018 di Hotel Santosa Lombok
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Ibis Style Jakarta
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Pacific Palace Batam
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Eden Kuta Bali
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Cemerlang Bandung
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Losari Beach Makassar
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Quest Surabaya
20 - 21 Juli 2018 di Hotel Santosa Lombok
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Ibis Style Jakarta
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Pacific Palace Batam
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Eden Kuta Bali
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Cemerlang Bandung
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Losari Beach Makassar
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Quest Surabaya
26 - 27 Juli 2018 di Hotel Santosa Lombok
Januari, Februari, Maret,
April, Mei, Juni
Juli, Agustus, September,
Oktober, November, Desember
- Biaya Sebesar Rp. 3.500.000,- / Peserta (Tidak Menginap)
- Biaya Sebesar Rp. 4.500.000,- / Peserta (Menginap)

Fasilitas:
- Pelatihan selama 2 hari / s.d materi selesai
- BONUS 1 JUTA (Untuk 5 Pendaftar Pertama)
- Menginap 3 malam Twin Shering (Bagi Peserta Menginap)
- Seminar Kit & Tas Ekslusif;
- Coffee Break, Lunch & Dinner
- Suvenir & Sertifikat Pelatihan
- Antar Jemput Bandara
(Peserta Group Minimal 5 Orang)
- Konfirmasi selambat-lambanya H-2


Konfirmasi pendaftaran :
Telp. / Fax. ( 021 ) 22443223 - Konf : 081288771168

Catatan:

Faktor internal fasilitator meliputi 3 hal, yaitu:

  1. Rendahnya kompetensi;
  2. Kurangnya motivasi dan komitmen kerja;
  3. Gangguan kondisi fisik.

Faktor eksternal dari pemilik program meliputi :

  • Kualitas rekrutmen fasilitator;
  • Kurangnya dukungan kebijakan;
  • Kurangnya dukungan pengendalian program.

Faktor eksternal dari lingkungan masyarakat meliputi :

  • Intervensi pemangku kebijakan lokal;
  • Kondisi Geografis Lokasi Dampingan yang berat;
  • Rendahnya partisipasi masyarakat.

LSP FPM, Contoh Fasilitator, Fasilitator Pendidikan Masyarakat, Tugas Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat, Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat , Pengertian Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat, Peran Dan Fungsi Fasilitator Dalam Pemberdayaan Masyarakat,

The Author

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2017 - 2018 Bimtek.co.id Seo By Jasa Seo Frontier Theme