Penyusunan Laporan Keuangan Instansi Pemerintah

Bimtek dan Diklat tentang Penyusunan Laporan Keuangan Instansi Pemerintah

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Setiap awal tahun akan memulai melaksanakan audit laporan kauangan pemerintah didaerah terutama dalam bentuk penggumpulan data-data. Pemerintah daerah (Pemda) sangat bergepentingan dengan audit tersebut karena beberapa tahun terakhir, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerapkan sistem reward and punishment terhadap pamerintah daerah.

Terdapat tiga macam kriteria dalam sistem tersebut yaitu daerah telah melaksanakan fungsi pelayanan musyarakat dengan baik, daerah menetapkan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) dengan tepat waktu serta laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK. Untuk itu sangat penting bagi pemarintah daerah agar dapat menyusun laporan keuangan dengan baik. Penyusunan laporan keuangan merupakan salah satu kriteria dalam sistem reward and punishment yang diterapkan Kementerian Keuangan kepada pemerintah daerah. Kesimpulannya, pemerintah daerah berkewajiban untuk menyusun laporan keuangan yang dapat menunjukkan kondisi sebenarnya.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman Pemda, baik Eksekutif maupun Legislatif pada Sistem Penyusunan Laporan Keuangan Instansi Pemerintah maka kami akan melaksanakan Bimtek “Strategi Penyusunan Laporan Keuangan Instansi Pemerintah sebagai wujud untuk mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK” pada:

Bulan September 2019 
06 - 07 September 2019 di Hotel Ibis Style Jakarta
06 - 07 September 2019 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
06 - 07 September 2019 di Hotel Pacific Palace Batam
06 - 07 September 2019 di Hotel Eden Kuta Bali
06 - 07 September 2019 di Hotel Cemerlang Bandung
06 - 07 September 2019 di Hotel Losari Beach Makassar
06 - 07 September 2019 di Hotel Quest Surabaya
06 - 07 September 2019 di Hotel Bintang Senggigi Lombok
13 - 14 September 2019 di Hotel Ibis Style Jakarta
13 - 14 September 2019 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
13 - 14 September 2019 di Hotel Pacific Palace Batam
13 - 14 September 2019 di Hotel Eden Kuta Bali
13 - 14 September 2019 di Hotel Cemerlang Bandung
13 - 14 September 2019 di Hotel Losari Beach Makassar
13 - 14 September 2019 di Hotel Quest Surabaya
13 - 14 September 2019 di Hotel Bintang Senggigi Lombok
13 - 14 September 2019 di Hotel Whizz Prime Manado
13 - 14 September 2019 di Hotel Grand Antares Medan
13 - 14 September 2019 di Hotel The 101 Kota Malang
19 - 20 September 2019 di Hotel Ibis Style Jakarta
19 - 20 September 2019 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
19 - 20 September 2019 di Hotel Pacific Palace Batam
19 - 20 September 2019 di Hotel Eden Kuta Bali
19 - 20 September 2019 di Hotel Cemerlang Bandung
19 - 20 September 2019 di Hotel Losari Beach Makassar
19 - 20 September 2019 di Hotel Quest Surabaya
19 - 20 September 2019 di Hotel Bintang Senggigi Lombok
25 - 26 September 2019 di Hotel Ibis Style Jakarta
25 - 26 September 2019 di Hotel Pesonna Malioboro Jogja
25 - 26 September 2019 di Hotel Pacific Palace Batam
25 - 26 September 2019 di Hotel Eden Kuta Bali
25 - 26 September 2019 di Hotel Cemerlang Bandung
25 - 26 September 2019 di Hotel Losari Beach Makassar
25 - 26 September 2019 di Hotel Quest Surabaya
25 - 26 September 2019 di Hotel Bintang Senggigi Lombok
25 - 26 September 2019 di Hotel Whizz Prime Manado
25 - 26 September 2019 di Hotel Grand Antares Medan
25 - 26 September 2019 di Hotel The 101 Kota Malang
Januari, Februari, Maret,
April, Mei, Juni
Juli, Agustus, September,
Oktober, November, Desember
- Biaya Sebesar Rp. 3.500.000,- / Peserta (Tidak Menginap)
- Biaya Sebesar Rp. 4.500.000,- / Peserta (Menginap)

Fasilitas:
- Pelatihan selama 2 hari / s.d materi selesai
- BONUS 1 JUTA (Untuk 5 Pendaftar Pertama)
- Menginap 3 malam Twin Shering (Bagi Peserta Menginap)
- Seminar Kit & Tas Ekslusif;
- Coffee Break, Lunch & Dinner
- Suvenir & Sertifikat Pelatihan
- Antar Jemput Bandara
(Peserta Group Minimal 5 Orang)
- Konfirmasi selambat-lambanya H-2


Konfirmasi pendaftaran :
Telp. / Fax. ( 021 ) 22443223 - Konf : 081288771168

Catatan:

Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) dan Pemerintah berkomitmen bersama untuk menegakkan nilai-nilai integritas, independensi, dan profesionalisme dalam menyusun laporan keuagan dan pemeriksaannya. Hal ini menjadi harapan BPK sejalan dengan posisi dan kedudukan BPK sebagai lembaga pemeriksa dan Pemerintah sebagai entitas yang diperiksa.

Ketua BPK, menegaskan komitmen tersebut di hadapan Presiden RI, para Pimpinan Kementerian, Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, serta Pimpinan institusi pengelola keuangan negara lainnya. Penegasan itu dinyatakan dalam acara Persiapan Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun sekarang pada Pemerintah Pusat dan Institusi Pengelola Keuangan Negara Lainnya di Istana Kepresidenan.

Pertemuan ini dimaksudkan sebagai upaya bersama dalam mengelola dan mempertanggungjawaban keuangan negara, terutama menjelang penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun ini yang akan diperiksa BPK pada awal depan. Kualitas LKPP maupun LK Pemerintah Daerah Tahun sebelumnya mengalami perbaikan signifikan yang ditandai dengan peningkatan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran, komitmen, dan kerja keras Pemerintah dalam menyusun laporan keuangannya yang sesuai standar dan bukan merupakan suatu hadia.

BPK, Kementerian, serta lembaga pengguna anggaran telah membangun dan memiliki sistem yang mampu mencegah terjadinya gangguan terhadap nilai-nilai integritas dan profesionalisme. Namun, sebaik apapun sistem yang ada, tidak akan dapat berfungsi dengan baik apabila terjadi kolusi atau intervensi dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Sehingga BPK dengan Pemerintah perlu menjamin bekerjanya sistem yang telah dibangun dalam pengelolaan keuangan negara, tegas Ketua BPK.

Ketua BPK juga menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai persiapan pemeriksaan laporan keuangan tahun ini.

  1. Menyiapkan laporan keuangan yang bebas dari salah saji yang material serta ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan dan kecurangan terutama pada pengadaan barang/jasa.
  2. Menguatkan peran internal auditor untuk menjamin efektivitas sistem pengendalian intern, mitigasi kecurangan dan korupsi, serta meningkatkan efektivitas tindak lanjut rekomendasi BPK.
  3. Memberi perhatian pada pengendalian defisit anggaran dan utang pemerintah, pengelolaan pendapatan dan aset negara, serta peningkatan kinerja anggaran.

BPK berharap melalui acara ini dapat tercipta komitmen bersama membangun budaya anti korupsi dalam pengelolaan, pertanggungjawaban, dan pemeriksaan keuangan negara.

The Author

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2017 - 2018 Bimtek.co.id Seo By Jasa Seo Frontier Theme
WhatsApp Kami